Makan Coklat Bisa Jerawatan?

jerawat

Solusi Jerawat – Mendengar kata Valentine, apa yang terlintas di benak Anda? Saya yakin yang pertama adalah bunga, dan yang kedua adalah coklat. Ya, coklat identik dengan hari kasih sayang. Coklat diberikan oleh seorang wanita kepada pria yang dikasihinya pada hari kasih sayang, sedangkan pria akan memberikan bunga kepada wanita yang dikasihinya. Coba bayangkan bila kebiasaan ini dibalik. Wanita yang memberi bunga dan pria yang memberi coklat. Saya yakin seluruh tempat sampah di dunia akan dipenuhi coklat. Sebagian wanita sangat anti dengan yang namanya coklat.

Sebenarnya bukan salah coklat kalau ia dituduh memicu jerawat. Kepercayaan ini bermula dari sebuah studi yang mengaitkan antara lemak yang terkandung di dalam coklat dan lemak yang menyumbat pori-pori yang menjadi pemicu jerawat. Namun setelah sekian lama diselidiki, ternyata coklat tidak memicu jerawat. Salah satu percobaan yang dilakukan oleh para ahli adalah dengan memberi sedikit radiasi ke coklat yang dikonsumsi oleh para subyek. Tujuan dari pemberian radiasi tersebut adalah untuk menyelidiki ke mana zat-zat yang terkandung di dalam coklat disalurkan oleh tubuh. Ternyata tidak ada kandungan coklat yang berakhir di pori-pori.

Penelitian lainnya dilakukan terhadap beberapa tahanan di penjara. Para subyek dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberi coklat palsu yang sama sekali tidak mengandung coklat. Sedangkan kelompok kedua diberikan coklat yang kandungannya 10 kali lipat dari coklat biasa. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa dari kedua kelompok subyek, konsumsi coklat tidak berhubungan dengan munculnya jerawat di wajah.

Jadi apakah coklat memicu jerawat? Jawabannya adalah tidak. Malahan coklat mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk menghilangkan stres. Seperti yang kita ketahui, stres adalah salah satu pemicu jerawat. Selain itu coklat juga mengandung zat-zat yang baik untuk kesehatan jantung. Namun, Anda harus ingat, coklat batangan yang dijual di pasaran juga mengandung zat-zat tambahan lainnya, seperti gula, pengemulsi, penambah rasa dan pengawet. Zat-zat tambahan seperti inilah yang kurang baik bagi tubuh.

Kesimpulannya adalah mengkonsumsi coklat secukupnya baik untuk tubuh, karena coklat dapat membuat seseorang menjadi rileks dan tidak stres. Namun konsumsi coklat yang berlebih tidak baik bagi tubuh, karena akan memicu pertumbuhan yang kesamping, bukan ke atas.

Informasi lengkapnya langsung <<KLIK DISINI>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *