Berikut Ini Pembahasan Mengenai Tipe-Tipe Jerawat Pada Wajah

Jenis Jerawat

Ada pula jenis-jenis Acne ataupun jerawat cocok dengan pemicu terbentuknya penyumbat, ialah:

  1. Acne vulgaris, merupakan pergantian jumlah serta konsistensi lemak kelenjar akibat pengaruh bermacam aspek pemicu. Semacam: genetik, rasa, hormonal, cuaca, santapan, tekanan pikiran psikis serta yang lain.
  2. Acne Venenata diakibatkan sebab tertutupnya saluran keluar kelenjar sebasea oleh masa eksternal baik dari kosmetik (Acne kosmetik), dari bahan kimia yang bisa jadi saja berasal dari tempat kerja, di rumah tangga, akibat deterjen bisa diakibatkan sebab tekanan helm yang kerap, ataupun sebab jalinan rambut.
  3. Acne fisika terjalin akibat keluar kelenjar sebasea menyempit akibat radiasi cahaya ultraviolet, cahaya matahari ataupun cahaya radio aktif.
  4. Jerawat juvenil. Umumnya melanda anak muda umur 14-20 tahun. Pemicu jerawat juvenil merupakan permasalahan hormonal yang belumstabil dalam memproduksi sebum. Kulit wajah dengan memakai sabun ber pH balance ataupun sabun balita transculent.
  5. Jerawat Rosacea. Umumnya terjalin pada perempuan berumur 30-50 tahun. Kulit yang terserang jeraewat tipe ini butuh penyembuhan secara sungguh- sungguh pada dokter kulit. Mula- mula jerawat hendak nampak kemerahan yang bisa jadi radang sampai memunculkan sisik di lipatan hidung. Perawatan kulit yang terserang jerawat rosacea ini umumnya dengan penguapan, kompres air panas ataupun penyinaran dengan lampu infra merah supaya jerawat kilat kering.
  6. Jerawat Nitrosica. Jerawat tipe ini tercantum sangat beresiko sebab hendak memunculkan lubang/ berbekas. Sesi yang terjalin telah tercantum sesi akhir yang membutuhkan penindakan spesial dari dokter pakar kulit.

Sesi terbentuknya jerawat:

  1.  Penimbunan sel kulit mati
  2. Tumpukan sel kulit mati sebab kuman acne
  3. Mulai timbul jerawat
  4. Jerawat mulai membengkak serta bercorak kemerahan diucap popules
  5. Apabila timbul nanah (pus), jerawat diucap pastules
  6. Apabila memiliki nanah, lemak serta cairan-cairan lain berarti jerawat telah terletak pada keadaan terparah (cyst)
  7. Apabila cyst tidak terpelihara hendak timbul berbekas (scar) sebab rusaknya jaringan kolagen hingga susunan dermis. Berbekas tidak bisa diperbaiki secara optimal. Yang bisa jadi bisa dicoba cumalah mempertebal susunan kulit sedikit demi sedikit dengan produk yang memiliki asam glikolat (asam buah dari tumbuhan tebu).

Umumnya keluhan ataupun indikasi yang kerap pada pengidap jerawat lebih menuju ke segi estetika daripada raga. Kadang- kadang acne menimbulkan rasa gatal yang mengusik ataupun rasa sakit apabila telah berganti jadi pustul ataupun nodus yang besar. Ada pula tempat ataupun wilayah yang umumnya dapat berkembang jerawat bergantung dari jenisnya jerawat. Pada Acne vulgaris lesi terjalin pada tempat yang banyak ada kelenjar sebasea semacam muka, leher, dada, punggung, bahu serta lengan atas.

Tetapi acne vulagris bisa pula terjalin di wilayah kulit lain yang memiliki kelenjar sebsea semacam paha, betis, perut. Serta kebalikannya tidak bisa jadi terjalin pada kulit yang tidak memiliki kelenjar sebasea semacam telapak tangan serta telapak kaki. Pada acne venenatalesi kulit lebih monoformis, umumnya komenodal serta cuma nampak pada wilayah kulit yang terserang kontak dengan zat tertentu. Pada acne fisika lesi pula terjalin pada wilayah yang terserang semacam muka, lengan serta leher ataupun tempat lain yang terserang. Lesi kulit pula lebih monoformis dengan komedo ataupun papul. Serta yang khas dari jerawat merupakan komedo, ialah sesuatu lesi dini peradangan setempat berbentuk papul kecil dengan penyumbat sebum yang membeku didalamnya.

Komedo bisa bercorak gelap apabila penyumbat posisinya dipermukaan akibat terdapatnya pigmen epidermal (yang biasa diucap komedo gelap). Komedo tertutup yang bercorak putih akibat penyumbat terletak lebih dalam (infra infundibulum) yang menimbulkan penyembuhan lesi jadi lebih sukar dicapai. Metode menanggulangi jerawat tidak boleh sembarangan sebab bisa memperberat keadaan kulit. Penyembuhan jerawat bisa dicoba dengan metode topikal dengan di oles oleh krim, dapat dikombinasikan dengan metode sistemik apabila dibutuhkan dengan komsumsi obat- obatan buat menanggulangi peradangannya maupun dengan penyembuhan bedah buat jerawatnya apabila dibutuhkan.

<<KLIK DISINI>> Untuk melihat detail selebihnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *