Bagaimana Cara Mengatasi Jerawat Papula?

Cara Mengatasi Jerawat

Pada dasarnya jerawat adalah salah satu masalah kulit yang terjadi akibat adanya peradangan, penyumbatan, serta infeksi pada kelenjar minyak di kulit. Jerawat sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah jerawat papula. Umumnya, jerawat papula bukanlah kondisi yang serius dan dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah. Untuk mengetahu lebih lanjut apa itu papula? Dan bagaimana cara mengatasi jerawat papula? Simak penjelasannya di bawah ini!

Apa itu jerawat papula?

Jerawat papula merupakan salah satu jenis jerawat yang tampak kemerahan, berupa benjolan padat, terasa nyeri, dan tidak bernanah pada puncaknya.

Lantas, apa saja penyebab munculnya jerawat papula?

Pada umumnya, jerawat papula muncul ketika whitehead atau blackhead dibiarkan tanpa penanganan yang pada akhirnya dapat memicu iritasi yang merusak kulit disekitarnya. Kerusakan pada kulit ini dapat menyebabkan peradangan yang memicu munculnya jerawat papula. Inilah yang membuat jerawat papula juga sering disebut dengan jerawat inflamasi. Perlu diketahui, jika dibiarkan tanpa penanganan, jerawat papula dapat berubah menjadi jerawat pustula, yaitu jerawat bernanah.

Selain disebabkan oleh komedo putih atau hitam, jerawat papula juga bisa disebabkan oleh pengaruh hormonal seperti menstruasi atau pubertas, aktivitas bakteri pada permukaan kulit, sumbatan folikel rambut dan kelenjar minyak, bahkan keturunan. Sama seperti jerawat pada umumnya, jerawat papula juga dapat muncul pada area kulit yang berdekatan dan secara bersamaan.

Cara Mengatasi Jerawat Papula

Ada beberapa upaya sederhana untuk mengatasi jerawat papula, atau setidaknya mengurangi jerawat papula secara efektif, antara lain:

  • Rutin membersihkan wajah dan tubuh setidaknya dua kali dalam sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur. Hindari untuk membersihkan wajah terlalu sering, karena justru dapat memicu iritasi yang dapat memperparah kondisi jerawat.
  • Hindari menyentuh atau memencet jerawat, karena dapat menyebabkan luka pada permukaan kulit, sehingga sangat mungkin akan meninggalkan bekas jerawat.
  • Hindari untuk menggunakan makeup pada area kulit yang sedang mengalami jerawat.
  • Rutin mencuci rambut, terutama jika kamu memiliki jenis rambut berminyak, dan sebisa mungkin hindari rambut menyentuh permukaan wajah.

Jika cara tersebut belum berhasil, kamu dapat mencoba pengobatan jerawat papula yang bisa kamu pilih, antara lain:

Benzoil Peroksida atau Asam Salisilat

Kedua kandungan ini sangat umum digunakan untuk mengobati berbagai jenis jerawat. Kamu bisa mengaplikasikan pada kulit tipis-tipis secara merata. Benzoil peroksida bekerja dengan cara membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri sehingga dapat mengurangi peradangan kulit. Sementara asam salisilat bekerja dengan cara mengurangi penumpukan sel-sel kulit mati, sehingga dapat mengurangi penyumbatan pada pori-pori.

Krim atau Gel Retinoid

Selain benzoil peroksida dan asam salisilat, retinoid juga sering digunakan untuk mengatasi jerawat. Retinoid terbentuk dari vitamin A yang dinilai mampu membantu pemulihan kerusakan sel, sehingga dapat mempercepat pemulihan jerawat dan peradangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *